Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kedelai Anjasmoro, Varietas Kedelai Lokal yang Memiliki Sifat Unggul

Kompas.com - 17/01/2023, 17:45 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedelai merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang tumbuh di Indonesia. Varietas kedelai yang tumbuh di Indonesia sangat beragam, salah satunya varietas kedelai anjasmoro.

Kedelai anjasmoro adalah varietas unggul di Indonesia yang memiliki karakteristik berbeda dengan varietas lain. Dilansir dari Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, Selasa (17/1/2023), berikut karakteristik dan keunggulan kedelai anjasmoro.

Ukuran biji dan daya hasil

Sebagai varietas unggul, ukuran biji dan daya hasil kedelai anjasmoro diketahui lebih baik dibandingkan varietas lain. Varietas ini memiliki biji berukuran sekitar 14,8 sampai 15,3 gram/100 biji. Sedangkan daya hasilnya mencapai 2,03 sampai 2,25 ton/ha.

Baca juga: 5 Varietas Tanaman Kedelai Unggul di Indonesia, Apa Saja?

Tidak membutuhkan lahan atau media tanam khusus

Varietas anjasmoro diketahui tidak memerlukan lahan maupun media tanam khusus. Hal tersebut dikarenakan varietas ini dibuat sesuai dengan kondisi lahan di Indonesia.

Ilustrasi kacang kedelaiDok. Pexels/ Polina Tankilevitch Ilustrasi kacang kedelai

Umur panen

Kedelai anjasmoro diketahui memiliki umur panen sekitar 82 sampai 92 hari atau sekitar 3 bulan. Umur panen ini lebih singkat dibandingkan dengan varietas kedelai impor.

Rasa kedelai

Keunggulan lain dari varietas ini yaitu rasa kacang kedelai yang dihasilkan. Kedelai ini memiliki rasa gurih dengan kandungan protein yang tinggi antara 41,8 sampai 42,1 persen.

Baca juga: Karakteristik Biosoy, Varietas Kedelai Lokal yang Unggul

Keunggulan lain

Selain empat keunggulan yang sudah disebutkan, kedelai anjasmoro juga memiliki keunggulan lain, seperti; toleran dengan tanah tergenang, tidak mudah roboh, jumlah polong banyak dan tidak mudah pecah, serta biji kedelainya besar.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dari Masa Lalu: Potensi Abaca di Indonesia

Serat Alam dari Masa Lalu: Potensi Abaca di Indonesia

Varietas Tanaman
Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau