Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Catat, Ini 10 Bahan Alami untuk Membuat Pestisida

Kompas.com - 26/04/2023, 11:14 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

Selain menjadi penyedap makanan, cabai juga bisa dimanfaatkan untuk mengendalikan hama. Salah satunya bisa mengendalikan serangan hama tikus pada tanaman hias.

8. Biji mahoni

Biji mahoni mengandung senyawa aktif saponin dan flavonoid. Cara kerja pestisida dari biji mahoni yaitu dapat menghambat makanan, menghambat perkembangan hama serangga, dan menolak hama tanaman.

Ilustrasi biji mahoniShutterstock/Lifebrary Ilustrasi biji mahoni

Biji mahoni bisa mengatasi kutu pada krisan, walang sangit, ulat tanah, hingga wereng coklat.

9. Daun pandan

Biasanya, daun pandan digunakan sebagai penyedap makanan. Daun pandan memiliki aroma yang harum, sehingga membuat makanan terasa lebih nikmat.

Baca juga: Mudah, Ini Cara Menanam Daun Pandan

Selain sebagai penyedap, daun pandan ternyata dapat mengatasi hama tanaman. Salah satunya untuk mengatasi walang sangit.

10. Biji srikaya

Srikaya merupakan buah yang memiliki banyak biji. Bagian biji tanaman tersebut ternyata bisa digunakan untuk membuat pestisida alami.

Biji srikaya bisa membasmi thrips pada sedap malam dan kutu pada tanaman kacang panjang, tembakau, tanaman kapas, jagung, dan kedelai.

Itulah 10 bahan alami untuk membuat pestisida. Selain 10 bahan yang sudah disebutkan, masih ada beberapa jenis bahan lain yang dapat digunakan untuk membuat pestisida nabati.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dari Masa Lalu: Potensi Abaca di Indonesia

Serat Alam dari Masa Lalu: Potensi Abaca di Indonesia

Varietas Tanaman
Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau