Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Bunga Kenangan di Pot, Bisa Menjadi Hiasan di Rumah

Kompas.com - 07/05/2023, 18:32 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

3. Pemindahan bibit bunga kenanga dalam pot

Cara menanam bunga kenanga selanjutnya yaitu memindahkan bibit ke lahan yang sudah disiapkan atau ke pot. Bibit siap dipindahkan ketika berusia 5 sampai 6 bulan dengan tinggi sekitar 30 sampai 50 cm.

Berikut langkah-langkah penanaman bibit bunga kenanga dengan benar.

  • Cek kondisi lahan yang sudah disiapkan sebelumnya, atau cek kondisi pot yang akan digunakan.
  • Gemburkan tanah terlebih dulu kemudian campurkan dengan pupuk kompos.
  • Masukkan tanah ke dalam pot sebanyak ¾ bagian kemudian buat lubang di bagian tengah menggunakan sekop sedalam 10 sampai 15 cm.
  • Masukkan satu bibit ke dalam lubang tanam, setelah itu masukkan sisa tanah lalu padatkan agar tanaman bisa berdiri dengan baik.
  • Siram tanaman sampai tanah menjadi basah, kemudian simpan di tempat sejuk selama 1 hingga 2 minggu.
  • Setelah itu letakkan di area yang mendapat sinar matahari cukup.

Baca juga: Cara Menanam Bunga Matahari di Rumah

4. Perawatan Bunga Kenanga

Pohon kenanga yang berusia kurang dari 7 bulan bisa dilakukan penyiraman menggunakan pupuk setiap beberapa hari sekali. Jika tidak memiliki pupuk bisa menggunakan air cucian beras yang sudah didiamkan selama 2 sampai 4 hari.

Intensitas penyiraman bisa disesuaikan dengan cuaca. Saat musim kemarau bisa lebih sering hingga 2x sehari.

Agar bunga kenanga dapat tumbuh dengan baik perlu dilakukan pemangkasan secara rutin setiap satu bulan sekali. Bagian yang dipangkas yaitu daun, dahan, dan bunga yang rusak, mati, tua, atau terkena hama.

Pangkas menggunakan gunting tanaman dan hindari memangkas dengan cara mematahkan ranting karena bisa mempengaruhi pertumbuhan bunga kenanga. Penyiangan dan pemupukan ulang juga penting dilakukan.

Penyiangan bisa dilakukan sebelum memberikan pupuk dengan membersihkan lahan dari gulma dan rumput liar. Sebelum memberikan pupuk, gemburkan tanah untuk sirkulasi udara dan memaksimalkan penyerapan nutrisi oleh akar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau