Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudah, Begini Cara Menanam Lidah Buaya Tanpa Akar

Kompas.com - 17/08/2024, 09:00 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Lidah buaya menjadi salah satu tanaman hias yang banyak disukai. Selain bentuknya yang unik dan menarik, lidah buaya juga memiliki banyak manfaat, seperti mengatasi kulit kering, menghilangkan jerawat, mempercepat penyembuhan luka, dan lain sebagainya. 

Hal itulah yang membuat banyak orang tertarik untuk menanam lidah buaya. Proses penanaman lidah buaya sangatlah mudah, bahkan lidah buaya tanpa akar sekali pun masih bisa ditanam. 

Baca juga: Cara Menanam Lidah Buaya agar Panennya Melimpah

Walaupun demikian, untuk mendapatkan tanaman lidah buaya yang sehat dan tumbuh subur, penanaman dan perawatan harus dilakukan dengan maksimal. 

Dilansir dari Plants Gardener, Sabtu (17/8/2024), berikut cara menanam lidah buaya tanpa akar dengan mudah. 

Bahan dan alat yang dibutuhkan

Ilustrasi lidah buayaUnsplash/Matthew Ball Ilustrasi lidah buaya

  • Pisau atau gunting yang tajam dan steril
  • Kain bersih atau tisu dapur
  • Piring atau wadah dangkal
  • Hormon perakaran (opsional)
  • Media tanam yang subur
  • Pot

Baca juga: Mudah, Cara Menanam Lidah Buaya di Polybag

Persiapan

Sebelum mulai menanam lidah buaya, cari terlebih dahulu daun lidah buaya segar dan sehat. Umumnya, daun bagian luar lebih sehat, sedangkan bagian dalam masih terlalu muda. 

Selain itu, pastikan juga daun tidak berubah warna atau menunjukkan tanda penyakit. Pada saat persiapan, pastikan juga perlengkapan yang digunakan dalam kondisi bersih dan steril.

Memotong dan mengeringkan daun

Langkah berikutnya yaitu memotong daun yang sudah dipilih menggunakan pisau yang steril dan bersih. 

Jangan merobek daun karena bisa menyebabkan kerusakan dan perkembangbiakan tidak akan berhasil. 

Baca juga: Cara Menanam Lidah Buaya di Rumah dengan Mudah

Berikutnya, ambil piring atau wadah dangkal, kemudian letakkan daun di wadah tersebut. Biarkan daun mengering selama beberapa hari. 

Biarkan kalus terbentuk dengan baik. Dengan langkah ini, maka daun sembuh dan titik yang terpotong akan menjadi tempat pertumbuhan akar. 

Mengaplikasikan hormon perakaran

Setelah daun lidah buaya kering, aplikasikan hormon perakaran untuk mempercepat pertumbuhan akar tanaman tersebut. 

Caranya, celupkan lidah buaya yang kalusnya sudah terbentuk pada bubuk atau larutan hormon perakaran yang sudah disiapkan sebelumnya. 

Baca juga: 8 Tips Merawat Tanaman Lidah Buaya agar Daunnya Tebal

Menyiapkan pot dan media tanam

Ilustrasi tanaman lidah buaya.Shutterstock/Andi WG Ilustrasi tanaman lidah buaya.

Langkah berikutnya, siapkan pot yang memiliki lubang drainase untuk menanam lidah buaya. Ukuran pot setidaknya tiga sentimeter lebih besar dari ukuran daun. 

Setelah itu, isi pot dengan media tanam dari campuran tanah, pasir, dan perlit. Campuran ini akan membuat tanaman lidah buaya tumbuh dengan baik. 

Cara menanam lidah buaya tanpa akar

Apabila pot sudah berisi media tanam, buat lubang kecil di tengah pot dengan tangan untuk menanam daun lidah buaya. 

Masukkan daun ke dalam sedemikian rupa, sehingga ujung daun yang kering dan sudah diberi hormon pertumbuhan berada tiga sentimeter di dalam tanah. Tekan perlahan tanah di sekitar pangkal daun agar lidah buaya tetap tegak.

Baca juga: Cara Menanam Lidah Metua, Tanaman Hias yang Mudah Dirawat

Penyiraman dan perawatan awal

Pastikan tanah disiram secukupnya segera setelah penanaman. Di penyiraman selanjutnya, pastikan tanah benar-benar kering. 

Gunakan botol semprot sesekali untuk menyemprot daun agar tetap lembap. Tempatkan lidah buaya yang baru ditanam di area yang terang, tapi tidak terkena sinar matahari langsung. 

Perawatan lidah buaya pasca penanaman

Setidaknya ada tiga perawatan yang perlu diperhatikan setelah menanam lidah buaya tanpa akar. Berikut penjelasannya:

Baca juga: Cara Menanam Kaktus, Tanaman Hias yang Minim Perawatan

  • Memperhatikan kondisi cahaya dan suhu

Lidah buaya sebaiknya ditanam di area yang mendapatkan sinar matahari terang, namun tidak langsung. Tempat terbaik untuk meletakkan lidah buaya yaitu di samping jendela terang dengan tirai transparan. 

Selain itu, pastikan untuk melindungi lidah buaya dari suhu ekstrem. Jada agar suhu lingkungan sesuai dengan syarat tumbuh lidah buaya. 

  • Melakukan penyiraman rutin

Ilustrasi tanaman lidah buaya.Shutterstock/DeawSS Ilustrasi tanaman lidah buaya.

Tanaman lidah buaya perlu disiram setiap tiga minggu sekali. Namun, jika tanah mengering terlalu cepat, maka penyiraman bisa dilakukan lebih sering. 

Hindari penyiraman berlebihan karena bisa menyebabkan tanaman lidah buaya busuk dan lama-kelamaan mati. 

Baca juga: Tips Menyiram Tanaman yang Benar dan Berimbang

  • Pemantauan

Akar lidah buaya membutuhkan waktu beberapa bulan untuk berkembang. Penanaman lidah buaya dikatakan berhasil saat ditemukan ada daun baru yang muncul di pangkal. 

Selain itu, jika daun tetap kokoh dan gemuk, maka artinya lidah buaya tumbuh dengan sehat dan subur. 

Nah, itulah cara menanam lidah buaya tanpa akar. Penanaman lidah buaya dengan cara ini sebenarnya mudah, namun harus dilakukan dengan hati-hati dan perawatan yang rutin agar tanaman bisa tumbuh maksimal. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau