Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Budidaya Bawang Merah di Lahan Kering

Kompas.com - 13/04/2023, 14:05 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilustrasi tanaman bawang merah, menanam bawang merah.SHUTTERSTOCK/ITMAN_47 Ilustrasi tanaman bawang merah, menanam bawang merah.

Bawang merah dapat ditanam secara tumpang sari dengan tanaman cabai merah.

Dari syarat tumbuh tanaman bawang merah di atas, ada peluang untuk lahan kering untuk dianami. Berikut cara budidaya bawang merah di lahan kering.

Baca juga: Simak, Cara Menanam Bawang Merah Saat Musim Hujan

1. Pengolahan lahan

Langkah pertama dalam budidaya bawang merah adalah mengolah lahan kering terlebih dahulu. Siapkan alat-alat yang dibutuhkan untuk mengolah lahan atau tanah, seperti cangkul, sekop, atau alat kultivator.

Berikutnya, bersihkan lahan kering yang akan ditanam bawang merah dari rumput liar, sampah, batuan, dan komponen lainnya. Segera taburkan pupuk kandang pada lahan tersebut secara merata dengan dosis sekitar 1 ton per 1.000 meter persegi.

Ilustrasi bawang merah.PIXABAY/SUANPA Ilustrasi bawang merah.

Langkah berikutnya adalah membalikkan tanah agar pupuk yang disebar dapat tercampur dengan tanah. Biarkan kondisi lahan seperti itu selama satu minggu agar pupuk benar-benar dapat menyerap ke dalam tanah.

Anda kemudian dapat membuat bedengan atau guludan lahan dengan lebar sekitar 120 sampai 180 cm. Selain itu, tambahkan saluran air dengan lebar sekitar 50 cm dan kedalaman 40 cm.

Baca juga: 5 Cara Mengendalikan Ulat Grayak Bawang Merah

Saat menunggu selama seminggu, jangan lupa untuk mengukur kadar keasaman atau pH tanah yang diusahakan kurang dari 5.

Bila lebih dari itu, Anda bisa menaburkan kapur dolomit berdosis 1,5 ton per hektar. Caranya, taburkan kapur dolomit di atas bedengan atau guludan yang sudah dibuat sebelumnya, lalu biarkan.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau