Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pupuk untuk Tanaman Tomat: Dosis dan Cara Menggunakannya

Kompas.com - 02/06/2023, 13:05 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilustrasi pupuk kimia, pupuk fosfor. SHUTTERSTOCK/NUTTAPONG Ilustrasi pupuk kimia, pupuk fosfor.

  • Memperkuat perakaran tanaman sehingga kokoh tidak mudah rebah.
  • Akar tanaman dalam mencari hara atau makanan dalam tanah.
  • Batang kokoh dan sehat.
  • Tanaman terhindar dari hama penyakit.

3. KCl

  • Batang dan ranting tumbuh sempurna.
  • Bunga tidak mudah rontok.
  • Buah maksimal dan mutu serta kuantitas buah sesuai dengan yang diinginkan.

Dosis pupuk untuk tanaman tomat

Ilustrasi pupuk bersubsidiSHUTTERSTOCK/SINGKHAM Ilustrasi pupuk bersubsidi

Dosis pemupukan berimbang pada tomat sesuai anjuran per hektar adalah pupuk urea sebanyak 50 kg, pupuk SP-36 sebanyak 50 kg, pupuk KCl sebanyak 25 kg.

Anda juga bisa menggunakan pupuk NPK lengkap, biasanya pupuk NPK Booster DGW 12-6-22-3+TE sebanyak 20kg per hektar.

Baca juga: Simak, Cara Memilih Pupuk yang Tepat untuk Tanaman Tomat

Tanda tanaman tomat kekurangan unsur NPK

Berikut beberapa tanda tanaman tomat kekurangan unsur NPK.

Pertama, tanda-tanda tanaman tomat kekurangan unsur N adalah daun bagian bawah menguning karena kekurangan klorofil, selanjutnya daun akan mengering dan rontok. Kemudian, tulang-tulang di bagian bawah permukaan daun akan tampak pucat.

Pertumbuhan tanaman melambat, kerdil dan lemah, akibatnya produksi bunga dan biji akan menurun.

Adapun tanda tanaman tomat kekurangan unsur P adalah daun berwarna hijau tua atau ungu, batang menjadi kerdil. Selain itu, pada pucuk tanaman terdapat warna ungu dan pembentukan biji terlambat.

Halaman Berikutnya
Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau