Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Jenis Jagung dan Karakteristiknya, Apa Saja?

Kompas.com - 28/06/2023, 20:35 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Jagung merupakan salah satu tanaman pangan utama di Indonesia. Hasil panen jagung dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti; makanan pokok, bahan baku industri, hingga pakan ternak.

Jika dilihat dari karakteristik endosperma yang membentuk bulirnya, jenis jagung terbagi menjadi tujuh. Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Rabu (28/6/2023), berikut penjelasan selengkapnya.

1. Jagung gigi kuda

Jagung gigi kuda atau dent corn termasuk jenis jagung yang jarang ditanam di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan jagung ini tidak tahan serangan hama bubuk.

Baca juga: 3 Jenis Jagung Hibrida yang Ada di Indonesia, Apa Saja?

Ciri khas jagung ini yaitu terdapat lekukan di bagian tengah atau atas biji, batangnya tinggi, tubuhnya tegap, dan umurnya lama. Setiap batang akan menghasilkan 1 sampai 2 tongkol.

Ilustrasi budidaya jagungSHUTTERSTOCK/TON PHOTOGRAPHER 4289 Ilustrasi budidaya jagung

Ukuran bijinya besar, berwarna kuning putih, dan terkadang warna lain. Jagung ini cocok diolah menjadi tepung jagung.

2. Jagung mutiara

Jenis jagung berikutnya yaitu jagung mutiara. Jagung ini biasa dikonsumsi untuk manusia atau ternak.

Bentuk jagung ini agak bulat, ukurannya lebih kecil dibandingkan jagung gigi kuda, dan warnanya bervariasi. Permukaan bijinya merah dan agak keras. Tanaman ini memiliki umur yang agak lama, namun tahan terhadap hama gudang dan kondisi lingkungan yang berubah-ubah.

3. Jagung manis

Jagung manis merupakan salah satu jenis jagung yang populer dan sering dikonsumsi. Sesuai dengan namanya, jagung ini memiliki rasa manis karena mengandung zat gula yang tinggi.

Baca juga: Cara Menanam Jagung Manis Organik, Mudah dan Menguntungkan

Ciri khas jagung manis yaitu bijinya yang bercahaya dan berwarna jernih saat masih muda. Umur tanamnya sekitar 50 sampai 70 hari, namun di dataran tinggi bisa mencapai 80 hari.

4. Jagung brondong

Jagung brondong atau popcorn merupakan jenis jagung yang bijinya kecil. Hampir seluruh endosperm merupakan bagian yang keras dan saat dipanaskan akan mengembang.

Biji jagung ini berwarna putih kekuningan dan bentuknya agak runcing. Jagung ini biasanya diolah sebagai makanan ringan.

5. Jagung pod

Jagung pod adalah jagung yang tongkolnya banyak diselubungi klobir dan bijinya hampir tidak terlihat. Di Indonesia, tidak ada yang menanam jagung ini karena dianggap tidak menguntungkan.

Ilustrasi jagung ketanShutterstock/Ika Rahma H Ilustrasi jagung ketan

6. Jagung ketan

Jagung ketan merupakan jagung yang rasanya pulen karena kadar amilopektinnya tinggi. Ciri khas jagung ini yaitu saat dimasak akan lengket.

Baca juga: Ciri-ciri Jagung Ketan yang Berbeda dengan Jenis Jagung Lainnya

Bijinya berukuran kecil, jernih, dan mengkilap seperti lilin. Zat pati jagung ini seperti tepung tapioka dan nilai ekonomisnya tinggi karena bisa diolah menjadi tepung pengganti tapioka dan sagu.

7. Jagung tepung

Jenis jagung yang terakhir yaitu jagung tepung. Hampir seluruh biji jagung ini berisi pati berupa tepung dan lunak. Saat terkena panas, akan mudah pecah. Jagung jenis ini cocok diolah menjadi tepung maizena.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau