Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyebab Buah Jeruk Keras dan Kering di Pohon

Kompas.com - 16/10/2022, 08:00 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilustrasi tanaman buah jeruk, pohon jeruk. PIXABAY/PETER KRAAYVANGER Ilustrasi tanaman buah jeruk, pohon jeruk.

Gejala kerusakan tanaman jeruk akibat kepik

1. Kepik coklat-lurik dan kepik hijau selatan

Serangan pada daun dan buah menyebabkan daun kehilangan warna di sekitar titik cucuk. Serangan pada buah muda menyebabkan buah gugur.

Serangan pada buah lebih tua menyebabkan buah mengalami perubahan bentuk dan daging buah mengeras.

Baca juga: Simak, Ini Cara Budidaya Jeruk Besar

2. Kepik kaki daun

Serangan pada pucuk dan daun muda menyebabkan bagian di sekitar lubang cucuk mengalami perubahan warna dan mengering. Serangan pada buah muda menyebabkan buah gugur atau mengalami perubahan bentuk.

Adapun serangan pada buah tua menyebabkan kulit buah berbercak dan daging buah mengering.

Cara mengendalikan hama kepik pada tanaman jeruk

1. Pengendalian secara budidaya dan hayati

Pengendalian secara budidaya dilakukan dengan tidak menanam jenis-jenis tanaman inang kedua jenis kepik bau bersama dengan tanaman jeruk atau menanam jenis-jenis tanaman inang yang lebih disukai sebagai tanaman perangkap.

Kepik bau dilaporkan mempunyai banyak musuh alami, tetapi pada umumnya kurang mampu memberikan pengendalian secara memadai.

Baca juga: Cara Menanam Jeruk Baby agar Panennya Melimpah

Pengendalian hayati untuk kepik bau dan kepik cokelat-lurik belum pernah dilakukan, sedangkan untuk kepik hijau selatan dilakukan dengan menggunakan parasit.

2. Pengendalian secara mekanis

Pengendalian secara mekanis dilakukan dengan cara menggunakan jaring ayun pada saat embun pagi masih ada atau setelah hujan turun.

3. Pengendalian secara kimiawi

Pengendalian secara kimiawi telah mampu menekan kerusakan tanaman dengan cara penyemprotan insektisida yang memiliki bau tajam menyengat yang lebih berperan menghalau serangga hama.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau