Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tidak Sulit, Ini Cara Okulasi Pohon Mangga

Kompas.com - 13/11/2022, 08:21 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilustrasi tanaman mangga, pohon mangga. PIXABAY/BISHNU SARANGI Ilustrasi tanaman mangga, pohon mangga.

4. Penempelan

Siapkan entres yang akan diambil mata tunasnya. Pilih entres yang sudah muncul mata tunasnya, mata tunas biasanya berada pada ketiak daun.

Baca juga: Cara Mengatasi Hama Codot pada Tanaman Mangga

Pangkas daunnya, akan tetapi sisakan sedikit batang daunnya untuk melindungi tunas agar nanti saat diikat tunas tersebut tidak patah.

Sayat batang bawah sepanjang 2 sampai 3 cm, sekitar 20 cm dari pangkal batang. Usahakan hanya kulitnya yang tersayat.

Potong kulit sayatan, namun sisakan sedikit kulit sayatan yang fungsinya untuk menutup tempelan nantinya.

Ambil mata tunas dengan cara menyayat entres di bawah bagian tumbuhnya tunas. Tunas tumbuh di ketiak daun.

Baca juga: Cara Mengendalikan Hama Lalat Buah yang Sering Menyerang Pohon Mangga

Buang kayu yang ikut tersayat, karena yang akan digunakan hanya kulitnya. Lakukan dengan hati-hati, bagian sayatan jangan sampai tersentuh tangan.Rapikan bagian kulit agar mata tunas dapat menempel sempurna.

Tempelkan mata tunas pada batang bawah yang telah disayat sebelumnya, potong jika masih terlalu panjang.

Ikat mata tunas menggunakan plastik PE, grafting tape, atau bisa juga menggunakan plastik es lilin, pengikatan dilakukan dari bawah ke atas. Ikat bagian atasnya agar saat hujan air tidak masuk.

Setelah berumur satu bulan hingga 40 hari sejak okulasi, pangkas batang di atas tempelan mata tunas, berjarak sekitar 10 cm dari mata tunas, yang berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan tunas. Plastik pengikat juga sudah bisa dibuka.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau