Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menyuburkan Tanaman Pakai Micin

Kompas.com - 05/09/2022, 09:30 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilustrasi mengaplikasikan pupuk cair ke tanaman.SHUTTERSTOCK/SIMON KADULA Ilustrasi mengaplikasikan pupuk cair ke tanaman.

Apakah hanya micin yang bisa menyuburkan tanaman?

Tentu saja tidak. Jika Anda mencari alternatif lainnya, Anda bisa mencoba bahan lain yang kandungannya sama.

Penyedap masakan lain yang mengandung natrium bisa dimanfaatkan untuk memupuk tanaman.

Baca juga: Tips Aplikasi Pupuk NPK Pelangi yang Benar

Cara menggunakan micin untuk menyuburkan tanaman

Sifat micin sangat mudah larut dalam air. Jadi, untuk menyuburkan tanaman dengan micin sangat mudah, yaitu dengan cara melarutkannya dengan air.

Anda bisa mencoba sekitar 1 hingga 2 gram micin untuk 1 gelas atau 300 cc air atau sekitar 5-6 gram micin per 1 liter air.

Setelah tercampur, larutan micin dikocorkan pada perakaran tanaman dengan dosis 50-100 cc per tanaman. Sesuaikan dengan ukuran dan usia tanaman.

Interval pengocoran adalah tujuh hari sekali dan sebaiknya tidak dilakukan bersama pupuk kimia lain agar Anda bisa melihat hasilnya.

Baca juga: Efek Samping Pupuk Urea yang Terlalu Banyak untuk Tanaman, Apa Saja?

Larutan micin juga bisa disemprotkan dengan konsentrasi 1 gram per 300 cc air, lalu disemprotkan ke daun sekitar lima hari sekali. Daun akan tampak lebih hijau terang dan lebar.

Setelah tanaman tampak subur maka penggunaan pupuk micin ini bisa dihentikan dan diberi pupuk kompos saja. Ini khusus untuk tanaman hias.

Apakah untuk menyuburkan tanaman cukup dengan micin saja?

Tidak sama sekali. Pada dasarnya tanaman membutuhkan unsur hara makro dan mikro.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau