Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Manfaat Buah Bit untuk Kesehatan, Cegah Anemia hingga Jadi Pewarna Rambut

Kompas.com - 25/11/2023, 09:00 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika Anda adalah penggemar makanan sehat untuk diet, mungkin Anda tidak asing dengan buah bit. Buah bit adalah tanaman yang berasal dari keluarga Amaranthaceae-Chenopodiaceae.

Artinya, buah bit masih satu keluarga dengan lobak dan sayuran berakar lainnya. Umumnya, buah bit hanya digunakan akarnya yang terasa manis.

Namun kini daging buah dan daunnya juga dikonsumsi.

Baca juga: Cara Menanam Catnip di Pot, Tanaman Herbal yang Kaya Manfaat

Ilustrasi buah bit, buah bit merah.PIXABAY/JILL WELLINGTON Ilustrasi buah bit, buah bit merah.

Dikutip dari laman Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Sabtu (25/11/2023), buah bit pertama kali dikonsumsi oleh masyarakat di Afrika ribuan tahun yang lalu. Akar buahnya yang begitu populer kemudian menyebar ke wilayah Asia dan Eropa.

Lalu, orang-orang tersebut membudidayakan dan mengonsumsi buah bit di daerah mereka. Dari abad ke-16 hingga abad ke-19, buah bit digunakan untuk mendapatkan beberapa manfaat.

Misalnya, jus daging buahnya digunakan sebagai pewarna makanan. Sementara kandungan gula pada buah bit digunakan sebagai pemanis campuran dalam makanan dan minuman.

Pada sekitar abad ke-19, buah bit mulai digunakan sebagai salah satu campuran bahan untuk mengekstraksi dan memurnikan gula yang terbuat dari tebu.

Baca juga: 12 Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan, Obati Infeksi hingga Diare

Buah bit atau buah bit merah merupakan tanaman sejenis umbi yang berwarna ungu kemerahan. Bentuknya menyerupai kentang serta manfaat buah bit juga terdapat pada akar dan tangkainya.

Biasanya buah bit dikonsumsi dengan cara dijus atau diolah lagi menjadi santapan dengan tekstur lembut. Meskipun daunnya bisa dimasak untuk dijadikan sayur, buah bit lebih dikenal umbinya yang mengandung banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau