Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Hama yang Menyerang Bunga dan Buah Kelapa, Apa Saja?

Kompas.com - 23/12/2022, 16:41 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilustrasi tanaman kelapa, pohon kelapa. PEXELS/OLEKSANDR PIDVALNYI Ilustrasi tanaman kelapa, pohon kelapa.

3. Batrachedra arenosella

Imago B. arenosella meletakkan telur pada alur kulit seludang secara terpisah atau berkelompok. Telur berwarna putih kekuningan berbentuk lonjong, dan berumur empat hari.

Baca juga: Manfaat Air Kelapa untuk Budidaya Jamur Tiram, Tingkatkan Produksi

Larva B. arenosella merupakan stadium yang paling aktif merusak bunga jantan dan bunga betina dari tanaman kelapa. Larva berwarna putih dengan kepala berwarna coklat-kehitaman.

Panjang larva tua mencapai 0,8 cm, ruas tubuhnya dilingkari oleh gelang-gelang berwarna hijau-kecoklatan. Stadium larva adalah satu hingga dua minggu.

Larva akan membentuk pupa pada bagian pangkal dan tangkai bunga. Stadium pupa adalah sekitar 10 hari.

Larva merusak bunga jantan dan bunga betina yang terdapat di dalam mayang-1 dan mayang-2. Larva segera menggerek dan membuat lubang pada seludang bunga yang belum terbuka, kemudian masuk kedalam bunga jantan dan betina.

Baca juga: Manfaat Air Kelapa untuk Budidaya Jamur Tiram, Tingkatkan Produksi

Dalam waktu yang singkat bunga jantan menjadi kehitam-hitaman sedangkan bunga betina mengeluarkan getah dan akhirnya rontok.

Usaha pencegahan dan pengendalian B. arenosella pada pertanaman kelapa dengan beberapa cara antara lain sebagai berikut.

Jika menemukan hama ini, maka Anda bisa langsung membunuhnya. Lakukan sanitasi dengan cara mengumpulkan bunga-bunga yang terserang kemudian membakarnya dan membersihkan lahan pertanaman kelapa.

Pemanfaatan musuh alami Batrachedra sp, antara lain parasitoid telur Trichogramma sp, (Hymenoptera, Trichogrammatidae), Meteorus sp, Apanteles sp. dan Chelonus sp. (Hymenoptera, Braconidae).

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau