Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Tips Menjaga Kualitas Bawang Merah Setelah Panen

Kompas.com - 14/04/2023, 20:39 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilustrasi bawang merah, panen bawang merah, menanam bawang merah. SHUTTERSTOCK/KITTISAK CHYSREE Ilustrasi bawang merah, panen bawang merah, menanam bawang merah.

Baca juga: Mengenal Penyakit Layu Fusarium atau Ngoser Umbi Bawang Putih

Pada saat penjemuran berlangsung bagian umbi bawang merah tidak boleh terkena sinar matahari langsung. Hal ini untuk mencegah timbulnya luka bakar akibat sengatan matahari pada umbi.

Untuk mencegahnya, bagian umbi bawang merah diletakkan di bagian bawah, sedangkan daunnya diletakkan di bagian atas.

Penjemuran dilakukan dengan cara menyusun barisan 5 sampai 7 baris, daun berada di bagian atas. Pembalikan dilakukan dua sampai tiga hari sekali.

Proses pengeringan dihentikan pada saat umbi bawang mencapai susut bobot 25 sampai 40 persen dan kadar air mencapai 80 sampai 84 persen. Untuk meningkatkan daya pengeringan disarankan sampai pada tahap kering.

Baca juga: 4 Tips Merawat Tanaman Bawang Putih agar Produktivitasnya Maksimal

Keadaan ini dapat dilihat dengan cara membungkus rapat bawang merah dengan kemasan plastik tembus pandang.

Bila setelah disimpan selama 24 jam tidak ada titik-titik air menempel pada bagian dalam plastik berarti sudah mencapai keadaan kering simpan.

4. Penyimpanan

Umbi bawang merah mempunyai sifat mudah mengalami kerusakan. Jenis kerusakan yang sering terjadi selama penyimpanan, yaitu berupa pelunakan umbi, keriput, keropos, busuk, pertunasan, pertumbuhan akar dan tumbuhnya massa yang berwarna gelap akibat kapang.

Kerusakan tersebut bisa diperkecil dengan memperhatikan faktor-faktor, antara lain sebagai berikut. Pertama, bawang merah yang disimpan memiliki mutu yang baik dengan tingkat ketuaan yang optimal.

Baca juga: Cara Menanam Bawang Dayak yang Kaya Manfaat

Kedua, proses dehidrasi berlangsung dengan baik, c) lakukan pengaturan kondisi ruang penyimpanan. Hal lain yang perlu dilakukan,yaitu perawatan umbi setelah pengeringan dan penyimpanan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau