Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ragam Cara Menanam Kelor, Bisa dari Biji dan di Pot

Kompas.com - 26/11/2023, 20:15 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Letakkan di area yang teduh, lalu lakukan penyiraman. Siapkan lubang tanam untuk budidaya kelor dengan dimensi 40 cm x 40 cm dan memiliki kedalaman 30 sampai 40 cm yang diisi dengan pupuk kandang.

Baca juga: Cara Menanam Bunga Lotus di Sawah Bekas Padi

Ilustrasi daun kelor, pohon kelor. SHUTTERSTOCK/MAXIMS CREATIONS Ilustrasi daun kelor, pohon kelor.

Biarkan selama seminggu sebelum melakukan penanaman.

Bibit dari pohon kelor yang telah mencapai ketinggian 30 sampai 50 cm untuk hasil dari persemaian biji bisa dipindahkan ke lahan yang telah disiapkan dengan cara merobek polybag secara perlahan, kemudian masukkan bibit ke lubang tanam.

Tutup kembali lubang dengan menggunakan tanah sisa yang ada di sekitaran lubang, dan padatkan. Setelah itu, lakukan penyiraman.

Bibit dari hasil stek bisa dipindahkan jika bibit Kelor telah mengeluarkan daun yang segar dan juga akat telah tumbuh dari batang.

Baca juga: Cara Menanam Kelor dalam Pot dengan Mudah

Perawatan pohon kelor tidak sulit, yakni dengan melakukan penyiraman yang rutin serta pemangkasan dari batang saat diperlukan.

Menanam kelor di pot

Pohon kelor juga dapat ditanam dalam pot, untuk menghemat tempat dan bisa selalu dipangkas untuk dipanen daunnya.

Namun, apabila akar sudah besar, sebaiknya segera pindahkan ke tanah agar lebih cepat membesar.

Keuntungan menanam kelor adalah secara alami pohon ini sedikit hama. Usahakan tidak memberikan pupuk kimia untuk pohon kelor yang dibudidayakan, karena akan membuat manfaat kelor menjadi berkurang.

Baca juga: Cara Menanam Okra dalam Pot, Mudah dan Cepat Panen

Pemupukan yang teratur secara organik akan membuat daya pohon menjadi lebih sehat dan menghasilkan jumlah dedaunan yang berlimpah yang kaya nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau